Aneka Bahan Pengawet Makanan Untuk Bisnis Rumahan

Jika kamu punya produk makanan, tentu ingin makanannya awet. Kamu bisa coba salah satu bahan pengawet makanan yang aman ini.

Futri Qamarina

Apabila kamu menjalankan sebuah bisnis makanan, tampaknya informasi seputar bahan pengawet makanan ini perlu kamu ketahui dengan baik dan benar.

Sebab hal ini bisa meminimalisir kerugian atau dampak dari makanan yang akhirnya basi dan terpaksa dibuang.

Banyak sekali loh bahan yang dipakai untuk mengawetkan makanan, mulai dari yang alami hingga kimia.

Bahan Pengawet Alami Untuk Makanan

Ternyata bahan alami untuk pengawet makanan ada disekitar kita, mudah didapat bahkan bisa dibeli di warung.

Bahan-bahannya sebagai berikut.

1. Garam Dapur

Gambar: Garam Dapur
  • Harga: Rp 3.000 / 250 gr
  • Cara pakai: Taburkan secukupnya.
  • Cocok untuk: daging, sayur, buah dan bahan mentah lainnya.

Selain bisa membuat makanan enak, ternyata garam juga memiliki sifat antibakteri yang baik.

Hal ini tidak hanya mitos, namun sudah teruji klinis ya. Jadi tidak heran makanan yang diasinkan seperti telur asin, itu cukup tahan lama.

Namun apabila kamu mengawetkan bahan mentah dengan taburan garam, jangan lupa dicuci kembali lebih dahulu sebelum dimakan atau dimasak ya.

2. Bawang Putih

Gambar: Bawang Putih
  • Harga: Rp 25.000 / 1 kg
  • Cara pakai: Iris-iris dan taburkan.
  • Cocok untuk: daging, sayur, buah dan bahan mentah lainnya.

Ternyata tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur, tapi juga bisa dipakai sebagai bahan pengawet.

Tentu saja ini juga sudah terbukti dalam jurnal riset ya, sehingga kamu tidak perlu ragu jika ingin memakai bawang putih sebagai pengawet makanan.

Boleh banget dicoba ya, misalkan saat kamu mendapatkan daging pada saat idul adha. Jadi lebih awet dan tetap segar saat ingin dikonsumsi.

3. Air Cuka

Gambar: Cuka Dapur
  • Harga: Rp 8.000 / 150 ml
  • Cara pakai: Oleskan secukupnya.
  • Cocok untuk: daging, sayur, buah dan bahan mentah lainnya.

Bahan alami terakhir yang mampu mengawetkan makanan berdasarkan julnal medis adalah cuka.

Kamu bisa memakai cuka dapur, cuka dari air kelapa, cuka apel, dan lainnya.

Semua memiliki khasiat yang serupa, dimana apabila dioleskan pada bahan mentah seperti daging bisa membunuh bakteri yang ada.

Baca juga:
Cara Membuat Cuka Air Kelapa

Bahan Pengawet Kimia Untuk Makanan

Tidak dapat dipungkiri, apalagi sebuah pabrik makanan, kerap memakai bahan pengawet makanan yang bersifat kimia.

Satu hal yang perlu kamu ketahui, bahwa semua bahan-bahan kimia yang dipakai untuk mengawetkan makanan ini aman.

Dengan catatan kamu memakainya sesuai takaran yang disarankan.

1. Natrium Benzoat 👍

Gambar: Natrium Benzoat
  • Harga: Rp 6.500 / 33 gr
  • Takaran: 600 mg / 1 kg
  • Cocok untuk: Campuran makanan dan minuman.

Merupakan bahan pengawet kimia yang paling direkomendasikan, sebab mudah didapat dan umum digunakan.

Kamu bisa membelinya di supermarket, biasanya yang populer adalah merek koepoe-koepoe.

Cara pakainya sendiri sangat gampang, bisa dicampurkan ke adonan mentah ataupun minuman yang siap disajikan.

Untuk itu sangat cocok untuk mengawetkan donat, kue, jus dan masih banyak lagi.

2. Asam Sorbat

  • Harga: Rp 14.000 / 100 gr
  • Cara pakai: 25mg / 1 kg
  • Cocok untuk: Campuran makanan dan minuman.

Merupakan bahan pengawet makanan yang umumnya dipakai oleh pabrik makanan.

Jika ingin membeli secara eceran, jujur saja cenderung agak susah ya. Karena umumnya orang menjual dalam jumlah banyak sekaligus.

Namun apabila kebutuhan kamu cukup banyak, tidak ada salahnya mencoba bahan pengawet makanan ini.

Fungsi Pengawet Makanan

Sesuai namanya, tentu saja tujuan penambahan bahan ini agar makanan menjadi segar lebih lama.

Namun memang untuk tingkat awetnya harus diuji ya, karena agak kurang pasti. Tergantung juga dari bahan atau makanan yang diawetkan.

Misalkan untuk mengawetkan bakso, tentu saja kadar awetnya tidak akan sama bila kita mengawetkan roti.

Namun yang jelas dengan penambahan bahan ini, misal roti yang seharusnya basi dalam tiga hari, mungkin jadi bisa bertahan hingga seminggu.

Pengawet Alami atau Kimia?

Baik bahan pengawet makanan atau kimia, keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Lalu tergantung juga dengan apa yang ingin diawetkan.

Lebih mudahnya, kamu bisa cek perbandingannya pada tabel berikut.

AlamiKimia
Lebih amanBisa bahaya jika salah takaran
Cocok untuk bahan mentah seperti daging atau sayurCocok untuk campuran makanan dan minuman seperti bakso atau roti atau jus
Agak repot, harus cuci bahan yang diawetkan bila ingin dimasak atau dimakanPemakaian mudah dan simpel, cukup campur dalam jumlah sedikit

Penutup

Itulah dia bahan pengawet makanan yang alami dan kimia, cocok sekali untuk diterapkan dibisnis makanan kamu.

Terimakasih sudah membaca ya. Apabila suka artikelnya bisa bantu share ke FacebookInstagram, dan Twitter.

Futri Qamarina

Sangat menyukai bidang makanan seperti memasak dan kuliner. Pernah mengikuti beragam pelatihan memasak dan bercita-cita menjadi seorang chef.

Komentar Pembaca


Yuk Nilai Resepnya!





*Email tidak dipublikasi.

Komentar Facebook