Putra Andalas Penulis Internal

5 Alasan Orang Memilih Bing Daripada Google

Iklan

Meski Google merupakan mesin pencari internet nomor 1 di dunia, tetapi tetap ada orang yang pilih memakai Bing. Apa alasannya?

Untuk kamu yang belum tahu Bing merupakan nama merek mesin pencari internet yang dimiliki oleh Microsoft atau pemilik produk Windows yang kita pakai sehari-hari.

Meski tidak sepopuler Google, tetapi Bing juga merupakan salah satu perusahaan teknologi raksasa di dunia.

Iklan

Tetapi dalam persaingan pasar mesin pencari internet, sayangnya berdasarkan data StatCounter Bing hanya memegang populasi sebesar 3% dibanding Google sebesar 92%.

Lantas apa alasan dari 3% populasi ini tetap mempertahankan Bing? Kenapa tidak migrasi dan memakai Google? Berikut alasannya.

Iklan

Alasan Orang Memilih Bing

Alasan-alasan berikut diambil berdasarkan pengamatan komunitas dan pengalaman, sehingga mungkin tidak akurat karena belum didukung dengan survey.

Iklan

1. Hasil Pencarian Lebih Relevan

Faktor pertama yang pada akhirnya orang meninggalkan Google dan memilih Bing adalah karena hasil pencarian Google yang mulai tidak akurat.

Berawal dari diskusi beberapa forum, salah satunya yaitu Reddit. Dimana semakin terasa bahwa kualitas hasil pencarian Google semakin menurun setiap tahunnya.

Saya pribadi juga merasa demikian, contohnya hasil pencarian dengan kata kunci “Cara Membuat Brownies Oreo”. Tiga dari enam teratas hasil pencarian adalah situs spam.

Gambar: Hasil Pencarian Google Dengan Situs Spam
Iklan

Konten pada situs spam tersebut tidak hanya sesat dan salah, melain juga tidak bisa dibaca. Kembali lagi anehnya, Google justru merekomendasikan hasil ini pada mesin pencariannya.

Gambar: Tampilan Situs Spam di Goole

Situs spam tersebut sendiri sudah saya laporkan ke Google Webspam sejak tahun 2019 silam. Sayangnya hingga update inti terbaru Desember 2020, Google tidak juga menghilangkan situs spam tersebut.

Ini baru kasus untuk situs spam, belum termasuk kasus hasil pencarian lain yang hanya menampilkan situs Pinterest atau Amazon hingga situs dengan konten tidak berkualitas.

Iklan

2. Tampilan Yang Lebih Menarik

Berbeda dengan Google yang situsnya putih sederhana, Bing justru memiliki tampilan segar dengan wallpaper fotografi yang terus berganti secara otomatis setiap hari.

Gambar: Tampilan Depan Mesin Pencari Bing

Bing juga sudah menerapkan dark mode pada mesin pencarinya. Alhasil tampilan lebih nyaman di mata terutama bila digunakan di malam hari.

Gambar: Tampilan Dark Mode di Bing
Iklan

3. Banyak Pakai, Banyak Hadiah

Bing memiliki program dimana semakin banyak kamu mencari sesuatu di Bing, maka kamu akan mendapatkan beragam hadiah secara cuma-cuma.

Program ini diberi nama sebagai Microsoft Rewards. Tetapi memang sangat disayangkan bahwa program ini belum hadir di Indonesia.

Saya sendiri pernah mencobanya dengan memakai VPN, memang sangat lumayan kita bisa mendapatkan voucher seperti untuk Microsoft Store secara cuma-cuma.

Iklan

4. Safe Search Bisa Dimatikan

Baik Google ataupun Bing memiliki fitur Safe Search. Dimana dengan aktifnya fitur ini, maka hasil pencarian untuk situs negatif atau gambar negatif tidak ditampilkan.

Di Google fitur ini aktif secara otomatis dan tidak bisa dimatikan, meski opsi untuk mematikan fitur tersebut ada.

Sementara di Bing, fitur tersebut memang juga aktif secara otomatis tetapi masih bisa dimatikan.

Iklan

5. Google Butuh Persaingan Bisnis

Apakah kamu tahu Gojek dan Grab?

Dengan adanya persaingan antara dua perusahaan yang sama kuat tersebut, mau tidak mau memaksa baik pihak Gojek ataupun Grab untuk tidak lengah dan melakukan yang terbaik untuk kosumen.

Tetapi apabila salah satu tidak ada, bukan tidak mungkin perusahaan akan memonopoli bisnis secara semena-mena yang akhirnya merugikan konsumen.

Hal ini juga terjadi pada Google, lantaran ia menguasai populasi pasar terlalu besar hingga 92%. Banyak pihak yang akhirnya menuntut Google terkait monopoli bisnis yang dilakukan.

Iklan

Kesimpulan

Bing merupakan salah satu mesin pencari dengan tampilan cantik dan kemampuan yang mumpuni, namun masih kerap dipandang sebelah mata.

Saya rasa hal ini ada kaitannya dengan kalah saingnya Microsoft Edge dengan Google Chrome. Lantaran Google Chrome secara default menggunakan Google sebagai search enginenya.

Tetapi sebetulnya dengan menuju setting, kita bisa mengubah default search enginenya menjadi Bing dan mendapatkan beragam fitur yang lebih baik dari Google.

Iklan

Hobi di bidang teknologi seperti komputer dan smartphone. Namun paling disukai adalah bidang otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI).

Iklan

Komentar Pembaca


Yuk Nilai Resepnya!





*Email tidak dipublikasi.

Iklan

Komentar Facebook

Iklan

Artikel Terkait

Iklan